ANALISIS KEUNTUNGAN JAGAL SAPI DI RPH KOTA SEMARANG BERDASARKAN SALURAN PEMASARAN DAN SISTEM PENJUALAN

Ridlwan Arifin, Edy Rianto, Indah Susilowati

Abstract


Penelitian survey telah dilakukan untuk menganalisis keuntungan jagal sapi potong di Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Semarang berdasarkan saluran pemasaran dan sistem penjualannya. Responden pada penetlitian ini adalah 15 jagal yang memotong sapi di RPH Kota Semarang. Data dikumpulkan melalui pengamatan langsung dan wawancara dengan menggunakan kuesioner. Analisis statistik dilakukan dengan metode non parametrik uji kruskal wallis dan uji mann-whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terdapat 3 pola saluran pemasaran daging sapi. Terdapat perbedaan yang nyata pada keuntungan jagal berdasarkan pola saluran pemasaran (P<0,05). Jagal yang mendapatkan keuntungan terbanyak adalah jagal yang menggunakan saluran pemasaran 2, yaitu Rp 2.173.075 per ekordan jagal yang menggunakan saluran 3 memperoleh pendapatan terendah, yaitu sebesar Rp 890.201 per ekor. Terdapat perbedaan nyata pada keuntungan jagal berdasarkan sistem penjualan (P<0,05). Jagal  yang menjual dengan grading memperoleh keuntungan lebih tinggi, yaitu sebesar Rp2.058.696 per ekor, sedangkan jagal yang menjual tanpa grading mendapat keuntungan Rp 890.201 per ekor. Berdasarkan hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa pemilihan saluran pemasaran dan sistem penjualan berpengaruh terhadap pendapatan yang diperoleh jagal di RPH Penggaron kota Semarang.

Kata kunci : keuntungan, saluran pemasaran, sistem penjualan, jagal.

A survey study was carried out to analyse the benefits of beef butchers who slaughter cattle in the abattoir of Semarang City based on marketing channel and sales system. The respondents were 15 butchers who slaughtered cattle in the abattoirof Semarang City. Data were collected by direct observation and interviews using a questionnaire. Statistical analysis was performed by non-parametric method of kruskal wallis and mann-whitney test. The results show that there 3 marketing channels. The butcher's income differs across marketing channels (P <0.05). Butchers using marketing channel 2 obtained the most profit, i.e. Rp 2,173,075 per head,while the butchers using channel 3 obtained the lowest profit, i.e. Rp 890,201 per head. There was a significant difference (P<0.05) in the benefits between the butchers based on the sales system. Butchers selling beef with grading gain a higher profit, i.e. Rp2,058,696 per head, while the butchers who sold beef without grading obtained Rp 890,201 per head. Based on the result of this study, it is concluded that selection of marketing channels and sales system affect the income earned slaughter at RPH Penggaron Semarang city.

Keywords: Profits, marketing channels, sales systems, butcher


Full Text:

PDF

References


Abassian M, M. H. Karim, M Esmaeili, dan H. Ebrahimzadeh. The Economic Analysis of Marketing Margin of Mazafati Date: A Case Study of Sistan and Blouchestan-Iran. 2012. International Journal of Agriculture and Crop Sciences. IJACS. Vol 4 (7):390-397.www.ijagcs.com. Diakses tanggal 23 November 2016

Alarcon. P, E.M.Fèvre, M. K. Murungi, P. Muinde, J. Akoko, P. D. Salas, S. Kiambi, S. Ahmed, B. Häsler, dan J. Rushton. Mapping of beef, sheep and goat food systems in Nairobi-A frameworkfor policy making and the identification of structural vulnerabilities and deficiencies. 2017. Agricultural Systems Vol 152:1–17. www.sciencedirect.com (diakses tanggal 5 Januari 2017)

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah. 2016. Statistik Pemotongan Ternak Jawa Tengah 2015. Semarang: CV Pelita. Http www.BPS.Jateng.co.id (diakses tanggal 12 Oktober 2016)

Badan Standardisasi Nasional. 2008. Mutu Karkas Daging Sapi No 3932-2008. www.SNI.co.id (diakses tanggal 21 Agustus 2016)

Chalwe S. 2011. Factors Influencing Bean Producers Choice of Marketing Channels in Zambia [Tesis]. Lusaka (ZM): University of Zambia.

Dzanja J., P. Kapondamgaga dan H. Tchale. Value Chain Analysis of Beef in Central and Southern Malawi (Case Studies of Lilongwe and Chikhwawa Districts). 2013. International Journal of Business and Social ScienceVol. 4(6): 92-102. www.ijbssnet.com (diakses tanggal 2 Januari 2017)

Gong W, Parton K, Cox RJ, Zhou Z. Transaction costs and cattle farmers’ choice of marketing channels in China. 2006. Management Research News. 30(1): 47 –56

Hastang, A. R. Mappangaja, R. Darma, I. Sudirman, S. N. Sirajuddin, dan A. Asnawi. Profit Analysis Of Cattle-Slaughtering Business Based On Cattle Procurement And Meat Sales Sistem. 2014. International Journal Of Scientific & Technology Research Vol 3 (5).ISSN 2277-8616. http://www.ijstr.org/final-print/may2014/(diakses tanggal 19 Agustus 2016)

Hastang, S. N. Sirajuddin, dan A. Asnawi. Efisiensi Pemasaran Daging Sapi pada Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan (Pd Rph) Kota Makassar 2013. http://unhas.ac.id/semnas_peternakan (diakses 10 desember 2015).

Koesmara .H, S. Nurtini, dan I. G. S. Budisatria. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Marjin Pemasaran Sapi Potong dan Daging Sapi di Kabupaten Aceh Besar. 2015. Buletin Peternakan. Vol. 39 (1): 57 - 63 ISSN – 0126 - 4400. E-ISSN-2407876X.http://journal.ugm.ac.id/buletinpeternakan/article/download/6160/4857 (diakses tanggal 19 Agustus 2016)

Ilham. N. Kelangkaan Produksi Daging: Indikasi dan Implikasi Kebijakannya. 2009. Jurnal Analisis Kebijakan Pertanian. Vol 7 (1): 43-63.

Prastowo, N.J., Yanuarti, T., Depari, Y. Pengaruh Distribusi Dalam Pembentukan Harga Komoditas dan Implikasinya Terhadap Inflasi. 2008. (online)Working.Paper..Bank.Indonesia..http: //www.bi.go.id/NR/rdonlyres/35E0D97E-1A73-46CD-9D4E-8ABD06893F6E/20775/WP200807.pdf. (diakses tanggal 26 April 2017).

Sugiyono, 2001, Statistika untuk Penelitian, Alfabeta. Bandung

Usman.H dan Akbar. S. P. 2008. Pengantar Statistika edisi kedua. PT Bumi Aksara. Jakarta

http://www.kemendag.go.id/id/economic-profile/infografis (di akses tanggal 26 April 2017)


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Trilogi

Jurnal Kesejahteraan Sosial licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.