PELATIHAN MITIGASI BENCANA PADA SANTRI USIA SEKOLAH DI YAYASAN SUBULUS SALAM KABUPATEN JEMBER

Zetti Finali, Rismawan Adi Yunanto, Muhamad Zulfatul A’la

Abstract


Pendidikan atau pelatihan mitigasi bencana dapat dilakukan sejak dini. Pelatihan mitigasi bencana pada sekelompok anak sekolah dasar merupakan solusi konkrit untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana banjir di Desa Sidomulyo. Permasalahan mitra yang dihadapi adalah Kurikulum atau mata pelajaran yang spesifik membahas mitigasi bencana atau kesiapsiagaan bencana di pondok pesantren Subulus Salam masih belum diberlakukan. Metode pelaksanaan pada pengabdian ini adalah: tahap wawancara dengan pengelola pondok dan guru/ustadz; Tahap Penyusunan modul; dan Tahap pelatihan. Hasil pengabdian didapatkan bahwa pengurus ponpes mendukung penuh terhadap program ini dan hasil pelatihan menggambarkan terdapat peningkatan kesiapan santri ponpes Subulus Salam dari 16.3% ke 100%.  Kedepannya, perlu adanya pelatihan

Keywords


Mitigasi Bencana, Pelatihan, Santri Usia Sekolah

Full Text:

PDF

References


Ayu, F., Muslikha and Rhomadhoni, N. (2018) ‘Hubungan Tingkat Pengetahuan Santri Dengan Tindakan Kesiapsiagaan Dalam Penanggulangan Bencana Kebakaran Di Pondok Pesantren Al Fitrah Kedinding, Kota Surabaya’, Prosiding Seminar Nasional, pp. 13–20.

Blake, N. and Fry-Bowers, E. K. (2018) ‘Disaster Preparedness: Meeting the Needs of Children’, Journal of Pediatric Health Care. Elsevier Inc., 32(2), pp. 207–210. doi: 10.1016/j.pedhc.2017.12.003.

Dakir, D. and Umiarso, U. (2017) ‘Pesantren Dan Perubahan Sosial: Optimalisasi Modal Sosial Bagi Kemajuan Masyarakat’, Al-A’raf : Jurnal Pemikiran Islam dan Filsafat, 14(1), p. 1. doi: 10.22515/ajpif.v14i1.587.

Indriasari, F. N. (2018) ‘Pengaruh Pemberian Metode Simulasi Siaga Bencana Gempa Bumi terhadap Kesiapsiagaan Anak di Yogyakarta’, Jurnal Keperawatan Soedirman, 11(3), p. 199. doi: 10.20884/1.jks.2016.11.3.700.

International Strategy for Disaster Reduction (ISDR) (2005) Hyogo framework for action 2005–2015, World Conference on Disaster Reduction (A/CONF.206/6) International. doi: 10.1007/978-1-4020-4399-4_180.

Mitchell, T. et al. (2008) ‘The Roles of Children and Youth in Communicating Disaster Risk’, Children Youth and Environments, 18(1), pp. 254–279.

Pertiwi, A. (2018) ‘Analisis Interaksi Simbolik Kyai Dan Santri Dalam Perspektif Kepemimpinan Berbasis Nilai Dan Etika’, Jurnal Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 2(3), pp. 185–191. doi: 10.17977/um025v2i32018p185.

Suhardjo, D. (2015) ‘Arti Penting Pendidikan Mitigasi Bencana Dalam Mengurangi Resiko Bencana’, Jurnal Cakrawala Pendidikan, (2), pp. 174–188. doi: 10.21831/cp.v0i2.4226.

Tholchah, M. (2016) ‘TEOLOGI BENCANA KAUM PESANTREN’, KARSA: Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman, 24(2), pp. 306–323. doi: 10.19105/karsa.v2312.729.

Zaenurrosyid, A. (2018) ‘Pengaruh Pondok Pesantren Terhadap Kehidupan Sosial Masyarakat Desa Kajen Kec. Margoyoso Kab. Pati’, Islamic Review : Jurnal Riset dan Kajian Keislaman, 7(1), pp. 55–71. doi: 10.35878/islamicreview.v7i1.133.




DOI: https://doi.org/10.31326/jmp-ikp.v3i2.700

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.