Home Berita Berdayakan 9 Startup Binaannya, Inbistro Datangkan Para Pakar

Berdayakan 9 Startup Binaannya, Inbistro Datangkan Para Pakar

Home Berita Berdayakan 9 Startup Binaannya, Inbistro Datangkan Para Pakar

Berdayakan 9 Startup Binaannya, Inbistro Datangkan Para Pakar

by Universitas Trilogi

Komitmen Universitas Trilogi untuk mencetak entrepreneur patut diacungi jempol. Sejumlah terobosan pun dilakukan. Salah satunya melalui Inkubator Bisnis Trilogi (Inbistro).

 

Kendati dibentuk baru seumur jagung, tepatnya sejak 2016, Inbistro sukses menjelma menjadi tempat pengembangan para pemilik usaha rintisan alias startup.

 

Saat ini, ada sembilan startup yang tengah dibina Inbistro. Mulai dari bisnis di sektor jasa maupun produk.

 

Direktur Inbistro, Lahandi Baskoro mengatakan tahun 2017 ini, Inbistro dipercaya mendapatkan total pendanaan 2,9 miliar rupiah dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

 

Anggaran diperuntukan untuk mendukung pertumbuhan bisnis sembilan usaha binaannya melalui program Inkubasi Bisnis Teknologi dan Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi Perguruan Tinggi.

 

“Salah satunya workshop Business Networking dan Capacity Buliding. Kegiatna ini digelar untuk menjembatani para tenant atau binaan Inbistro dengan para pakar. Mereka bisa berkonsultasi terkait pengembangan usaha maupun perluasan jejaring bisnis tenant,” ujar diakepada Jawapos.com, kemarin (30/9).

 

Lahandi mengatakan, ada enam pakar yang didapuk sebagai mentor para tenant. Yakni M. Maulana, Sekjen Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia, dan Managing Partner Uno Capital.

 

Ada juga David Yong, Stranergy Advisory Services, ahli perbankan untuk pembiayaan mikro, konsumer dan UMKM. Kemudian Akhmad Bakir, Direktur Tugunet sekaligus ahli di bidang teknologi informasi dan seputar internet marketing.

 

Selanjutnya Yudhistira Ikhsan Pramana, Ahli dibidang hukum dengan spesialisasi seputar Corporate Law, Investment Law, Corporate Governance and Industrial Relation.

 

“Kami datangkan juga Fahry Yanuar Rahman, Creative Director at Badr Interactive, pakar desain kemasan untuk UMKM. Terakhir Noverdi Bross. Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Protein Hewani Indonesia. Beliau memiliki banyak koneksi strategis di berbagai kementerian dan asosiasi,” tambah dia.

 

Ia menambahkan bahwa Business Networking dan Capacity Buliding sangat penting terhadap kelangsungan sebuah bisnis startup. Sebab, sembilan puluh persen bisnis baru, mayoritas kolaps di tahun pertama.

 

“Dan inkubator bisnis berusaha untuk meningkatkan peluang keberhasilan bisnis baru tersebut. Kami harap dengan hadirnya para pakar bisa menemukan solusi permasalahan mereka,” jelas dia.

 

Berikut adalah 9 Usaha Rintisan yang Dibina Inbistro:

 

• Xpert.id, platform digital penghubung antara pemilik UKM dan expert (ahli) dibidang tertentu. Platform ini berusaha membantu menjawab kebingungan pemilik usaha kecil akan pertanyaan seputar bisnisnya.

 

• API Kingdom, platform digital yang membantu perusahaan untuk mengembangkan bisnisnya dengan mengelola Application Programming Interface (API) produk secara online secara terpusat dan mudah. Kedepan akan terbuka juga bagi para developer untu memonetisasi API- nya disini.

 

• Rula Caps, cangkang kapsul dari bahan rumput laut. Teknologi ini adalah yang pertama di dunia dan sudah mendapatkan paten.

 

Cangkang kapsul ini menjawab kebutuhan cangkang kapsul non-hewani dan kepastian kehalalan, karena sebagian besar cangkang kapsul yangberedar saat ini berasal dari gelatin.

 

• CocoVine, pengawet alami dari air kelapa. Produk ini diposisikan sebagai pengganti formalin yang jelas berbahaya bagi tubuhmanusia. Saat ini sudah bekerjasama dengan berbagai pengelola pasar daerah dan Kementrian Pertanian.

 

• Yourina, yoghurt premium dengan probiotik. Selain memproduksi yoghurt cair aneka rasa, juga melakukan inovasi berupa yoghurtserbuk probiotik dan yoghurt serbuk instan.

 

• Pure Natural, jamu ready to drink. Jamunya dibuat tanpa bahan aditif makanan seperti perasa, pemanis buatan dan pewarna.

 

• SaltDec M102, alat pengukur kualitas garam dengan hasil seketika dan dapat dicetak. Mampu mengukur kadar NaCl, derajat keputihan dan kadar air. Alat didesain portable dan menggunakan catu daya yang dapat diisi ulang.

 

• Green Well, sumur resapan yang berfungsi untuk mengurangi run off dan menabung air tanah. Proses pembuatannya lebih efisien dari cara pembuatan sumur resapan konvensional, hasil sumurnya lebih tahan lama dan harganya bersaing. Baru saja menerima anugrah dari Ristekdikti sebagai produk inovatif berdaya saing.

 

• Jamu Kulo, jamu pertama yang disajikan dalam bentuk ice blend dan dipadukan dengan bahan alami nikmat lainnya hingga menjadi sebuah sajian yang menyegarkan. Kini tersedia juga dalam bentuk bubuk, dan sudah dijual di beberapa online marketplace.(sumber: jawapos)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twenty + 7 =