Home Berita KULIAH UMUM DAN PROSES PEMBELAJARAN

KULIAH UMUM DAN PROSES PEMBELAJARAN

Home Berita KULIAH UMUM DAN PROSES PEMBELAJARAN

KULIAH UMUM DAN PROSES PEMBELAJARAN

by Akuntansi Akuntansi

KULIAH UMUM DAN PROSES PEMBELAJARAN

KULIAH UMUM PERPAJAKAN DARI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

Kamis, 24 Oktober 2019 Mahasiswa Akuntansi Universitas Trilogi melaksanakan Kuliah Umum Perpajakan yang dipersembahkan oleh Tax Center Trilogi bekerja sama dengan Direktorat Jendral Pajak dan didukung oleh Universitas Trilogi yang bertema Aspek Perpajakan atas Transaksi Perdagangan melalui E-Commerce”. Acara Kuliah Umum Perpajakan dihadiri oleh Ibu Sri Opti, SE.Ak., MM., CA selaku Ketua Prodi Akuntansi, Ibu Nurul Aisyah Rachmawati, S.E., M.S.Ak selaku ketua Tax Center Trilogi, Bapak Hariawan Prasetyo, Ak., M.M selaku pembicara dari Direktorat Jendral Pajak, Bapak Sony dari Direktorat Jendral Pajak, bagian Humas Direktorat Jendral Pajak, serta Dosen Akuntansi Universitas Trilogi dan diikuti sebanyak 239 peserta yang terdiri dari Mahasiswa Akuntansi Universitas Trilogi.

Kuliah Umum Perpajakan dimulai dengan pembukaan dari MC yaitu Komang Muda dan Fitriah Kesuma Jelita, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipandu oleh Abel Fabianto. Selanjutnya, sambutan dari Ketua Tax Center Trilogi Ibu Nurul Aisyah Rachmawati, S.E., M.S.Ak.

Pada penyampaian materi oleh pembicara, diisi oleh Bapak Hariawan Prasetyo, Ak., M.M dari Direktorat Jendral Pajak dan dipandu oleh moderator, Ibu Dr. Anies Lastiati, SE. Ak., MHRM., M. Educ.Stud., CA. Pada sesi ini, pembicara menjelaskan tentang aspek perpajakan atas transaksi perdagangan e-commerce. E-Commerce bisa disebut juga Wadah Elektronik (Platform) berupa aplikasi, situs, web atau semua layanan yang berbasis internet dan juga Pasar Elektronik (Market Place) yang merupakan sarana komunikasi elektronik yang digunakan untuk transaksi yang ditunjukan untuk melakukan kegiatan usaha. Selanjutnya sesi tanya jawab dan kuis oleh Direktorat Jendral Pajak lalu diakhiri dengan pemberian plakat kepada pembicara, Bapak Hariawan Prasetyo, Ak., M.M yang diberikan oleh ketua Tax Center Trilogi Ibu Nurul Aisyah Rachmawati, S.E., M.S.Ak. dan pemberian plakat kepada Ibu Nurul Aisyah Rachmawati, S.E., M.S.Ak. yang diberikan oleh Bapak Sony dari Direktorat Jendral Pajak.

DISKUSI ILMIAH  PSAK 72: PENDAPATAN DARI KONTRAK DENGAN PELANGGAN

Kamis, 24 Oktober 2019 Mahasiswa Akuntansi Universitas Trilogi mempersembahkan Diskusi Ilmiah PSAK 72: Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan. Acara ini dihadiri oleh Ibu Sri Opti, SE.Ak.,M.M., CA selaku Ketua Prodi Akuntansi, serta dosen-dosen akuntansi Universitas Trilogi dan diikuti sebanyak kurang lebih 200 peserta yang terdiri dari mahasiswa akuntansi Universitas Trilogi.

Diskusi Ilmiah Mengenai PSAK 72: Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan dimulai dengan pembukaan dari MC yaitu Komang Muda dan Fitriah Kesuma Jelita, dilanjutkan dengan sambutan dari Ibu Sri Opti, SE.Ak.,M.M., CA selaku Ketua Prodi Akuntansi.Pada penyampaian materi oleh pembicara, diisi oleh Ibu Ersa Tri Wahyuni, Ph.D, CA, CPMA, CPSAK. Pada sesi ini, pembicara menjelaskan tentang PSAK 72: Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan Pada sesi pertama berlangsung selama 120 menit, dilanjutkan sesi tanya jawab lalu diakhiri dengan pemberian plakat kepada pembicara kita, Ersa Tri Wahyuni, PhD, CA, CPMA, CPSAK yang diberikan oleh Ibu Sri Opti, SE.Ak.,M.M., CA selaku Ketua Prodi Akuntansi.

ALUMNI SHARING SESSION

Selasa 29 Oktober 2019 Program Studi Akuntansi Universitas Trilogi mempersembahkan Alumni Sharing Session : Kesiapan Kompetensi Lulusan untuk Menjadi Auditor Profesional di Era Teknologi Informasi. Acara ini diikuti oleh seluruh Mahasiswa/i Akuntansi.

Acara dibuka oleh pembawa acara, lalu dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Universitas Trilogi yang dipandu oleh saudari Rini Dame Fransisca. Setelah itu, sambutan oleh Muhammad Reza Rahman selaku ketua pelaksana alumni sharing session, lalu dilanjutkan oleh Dr. Nurul Aisyah Rachmawati, S.E., M.S.Ak. selaku Sekretaris Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Selanjutnya, acara diserahkan kepada moderator, yaitu Ibu Muyassaroh, S.E.Ak., M.M., CA. untuk memasuki acara inti sharing bersama kedua alumni Universitas Trilogi yang sudah bekerja dan memiliki banyak pengalaman di KAP KPMG dan KAP Yonathan dan Rekan, yaitu Kak Annisa Mayang Hefanti, S.E. dan Kak Vebi Olivianti, S.E.

 

Ketika kedua alumni telah memaparkan materi yang telah mereka buat, tibalah saatnya sesi tanya jawab. Dalam sesi tanya jawab banyak sekali mahasiswa/i yang ingin bertanya, mereka antusias dengan adanya acara alumni sharing session ini, karena mereka ingin mengetahui secara detail bagaimana cara kerja akuntan publik secara aktualnya bukan hanya dengan materi belaka. Sesi tanya jawab ini dimulai lebih awal karena pemaparan materi dari alumni hanya membutuhkan waktu yang singkat, sehingga waktu untuk tanya jawab diberikan lebih lama.

Setelah sesi tanya jawab telah selesai, maka acara inti dari alumni sharing session pun ditutup oleh moderator dengan memberikan kesimpulan dari hasil sharing bersama alumni. Namun sebelum ditutup oleh pembawa acara, moderator dan narasumber memilih lima orang penanya terbaik untuk diberikan souvenir dari acara alumni sharing session dan dilanjutkan pemberian piagam kepada narasumber dan moderator oleh Ibu Novita, S.E.Ak., M.Ak, CSRS, CA. Setelah pemberian  piagam kepada narasumber dan moderator, lalu acara ditutup oleh MC.

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Perkuliahaan yang dilakukan mahasiswa prodi akuntansi di Universitas Trilogi setiap hari dari senin s/d jumat memiliki metode pembelajaran yang berbeda-beda. Setiap awal semester, mahasiswa diberikan silabus dari dosen pengampu mata kuliah, mengenai materi apa saja yang akan dibahas dalam satu semester sehingga mahasiswa dapat mempersiapkan materi sebelum perkuliahan dimulai dan pembelajaran pun menjadi lebih efektif.

Dalam mata kuliah auditing, mahasiswa dituntut untuk dapat membuat paper dan power point disetiap awal pertemuan bab baru. Dalam beberapa topic tertentu contohnya dalam materi COSO Framework, selain menerima pembelajaran di kelas mahasiswa juga melakukan praktek dengan langsung turun ke lapangan untuk mengamati dan membuat COSO framework diberbagai tempat yang berbeda, seperti stasiun duren kalibata, pangkalan ojek online, dan lingkungan Universitas Trilogi. Adanya pembelajaran di luar kelas membuat mahasiswa lebih menguasai materi auditing 1 yang sedang dipelajari saat itu.

Selanjutnya, pada mata kuliah Sistem Perencanaan dan Pengendalian Manajemen (SPPM), mahasiswa dibagi menjadi beberapa kelompok selama satu semester yang setiap pertemuannya diharuskan menganalisis mengenai topic yang akan dipelajari minggu berikutnya dan dituangkan dalam bentuk paper sesuai format penulisan skripsi. Dalam mata kuliah SPPM, Mahasiswa juga melakukan observasi langsung ke perusahaan BUMN dan BUMS mengenai pengendalian internal dan metode penilaian kinerja menggunakan balanced Scorecard perusahaan tersebut yang akan dipresentasikan pada saat sesi perkuliahan berlangsung.

Selain auditing dan SPPM, mahasiswa juga dibekali pembelajaran mengenai pengolahan data statistik pada mata kuliah aplikasi komputer bisnis. Mahasiswa diharapkan mampu menguasai dan mengoperasikan software IBM SPSS untuk membantu dalam pembuatan penelitian dan skripsi. Dalam kegiatan pembelajaran mahasiswa juga diwajibkan mencari jurnal yang bertujuan untuk mendapatkan data, yang akan diolah dan dioperasikan dalam software IBM SPSS serta mengintepretasikan dari hasil data yang telah diolah.

Mahasiswa universitas trilogi diwajibkan untuk menempuh mata kuliah teknopreneur guna membuat mahasiswa memiliki jiwa kewirausahaan berbasis teknologi yang sesuai tagline universitas trilogi, yaitu teknopreneur, kolaborasi dan kemandirian. Mahasiswa dibagi beberapa kelompok lintas prodi yang diharuskan membuat suatu inovasi produk yang akan dipamerkan pada saat tekno day. Dalam metode pembelajarannya mahasiswa juga dituntut membuat proposal kreativitas mahasiswa (PKM) yang akan diajukan kepada kementerian riset, tekonologi dan pendidikan tinggi yang diharapkan proposal tersebut akan lolos dan produk karya mahasiswa dapat dibiayai oleh kemenristekdikti untuk mengembangkan produknya. Langkah awal dalam membuat proposal, mahasiswa melakukan analisis pasar dengan cara validasi kepada customer dan dosen Pembibimbing mengenai produknya.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × 3 =