VISI

Menjadi program studi agribisnis yang unggul dengan mengembangkan Teknososiopreneur, kolaborasi, dan kemandirian yang berdasarkan nilai-nilai Pancasila pada tahun 2030

MISI

Menyelenggarakan pendidikan agribisnis melalui pengembangan sumber daya manusia berkarakter Teknososiopreneur, mampu berkolaborasi untuk mencapai kemandirian

Melakukan penelitian yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah, masyarakat dan pelaku industri agribisnis

Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai wujud pengabdian kepada pemerintah, masyarakat dan pelaku industri agribisnis sehingga tercapai kemandirian bangsa

Membangun kerja sama dengan pemangku kepentingan agribisnis di tingkat lokal, nasional dan internasional

STAFF PENGAJAR

Ketua Program Studi

Dr. arman

Dosen

Dr. Pulanggono Setia Lenggono, S.Sos., M.Si

Dosen

Ir. Yodfiatfinda, M.M., Ph.D.

Dosen

Dr. M. Rizal Taufikurohman, S.Pt., M.Si.,

Dosen

Muhamad Karim, S.Pi., M.Si.

Dosen

Maulidian, S.Hut., MM.

Dosen

Dr. Dina Nurul Fitria, S.E.,M.T.

PROFIL LULUSAN

  1. Agripreneur (Pengusaha Agribisnis) –  Individu atau kelompok yang menjalankan usaha di sektor pertanian dengan pendekatan bisnis. Mereka mengelola berbagai aspek produksi, distribusi, pemasaran, dan pengolahan hasil pertanian untuk mendapatkan keuntungan. 
  2. Manajer Perusahaan – Bertanggung jawab dalam perencanaan, pengelolaan, dan pengendalian berbagai aspek bisnis di sektor pertanian agar mencapai efisiensi dan keuntungan maksimal. 
  3. Penyuluh di Bidang Agribisnis – Seseorang yang bertugas memberikan edukasi, bimbingan, dan pendampingan kepada petani, peternak, atau pelaku usaha agribisnis agar mereka dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing usahanya. 
  4. Konsultan – Profesional yang memberikan saran, strategi, dan solusi bagi pelaku usaha di sektor pertanian, peternakan, perikanan, atau agroindustri agar bisnis mereka lebih efisien, menguntungkan, dan berkelanjutan. 
  5. Peneliti – Profesional yang melakukan riset mengenai berbagai aspek agribisnis, seperti produksi, pemasaran, kebijakan, teknologi, dan manajemen usaha pertanian. 
  6. Aparatur Sipil Negara (ASN) – Pegawai yang bekerja pada instansi pemerintah dan bertugas untuk menjalankan administrasi pemerintahan serta memberikan pelayanan publik kepada masyarakat.

KOMPETENSI LULUSAN

Sarjana Program Studi Agribisnis, setelah lulus diharapkan memiliki kemampuan :

  • Kewirausahaan berbasis Teknologi / Teknoprepreneur
    Mampu memulai dan mengembangkan usaha berbasis teknologi secara mandiri.
  • Manajemen Agribisnis
    Mampu melakukan riset terkait manajemen seperti produksi dan operasi, keuangan, sumberdaya manusia, dan strategi bisnis pertanian.
  • Ekonomi Pertanian
    Mampu menyusun kebijakan mikro dan makro ekonomi di sektor pertanian.
  • Penyuluhan
    Mampu mengkomunikasikan pengetahuan dan teknologi terbaru kepada masyarakat, membina dan membimbing masyarakat pertanian
  • Trader Ekspor Impor
    Mampu melakukan kegiatan ekspor impor produk-produk pertanian

KOMPETENSI PROGRAM STUDI

1. Penguasaan Pengetahuan

  • Mahasiswa mampu berpikir kritis, sistematis, dan inovatif dalam pengembangan ilmu dan teknologi sesuai bidangnya, bekerja mandiri dengan hasil terukur, serta memanfaatkan komunikasi digital untuk kemajuan bisnis dan ekonomi masyarakat.
  • Mahasiswa mampu menyusun deskripsi saintifik dan mengkaji implikasi ilmu pengetahuan dan teknologi berdasarkan etika ilmiah, serta mengambil keputusan tepat dalam menyelesaikan masalah di bidang agribisnis.
  • Mahasiswa mampu mengevaluasi dan mengelola pembelajaran mandiri, memelihara jaringan profesional, serta bertanggung jawab atas pencapaian dan supervisi hasil kerja kelompok.
  • Mahasiswa mampu menggabungkan kompetensi teknikal dan profesional untuk menyelesaikan tugas kerja, mempresentasikan ide secara efektif kepada pemangku kepentingan, serta mendokumentasikan dan mengamankan data dengan integritas ilmiah.

2. Keterampilan Khusus

  • Mahasiswa mampu mengidentifikasi dan menganalisis masalah serta potensi agribisnis, merancang dan mengelola bisnis pertanian berkelanjutan dari skala usaha tani hingga enterprise, serta mengembangkan jejaring usaha inovatif yang berwawasan lingkungan dan berbasis kearifan lokal untuk menghadapi tantangan global.
  • Mahasiswa mampu menjelaskan dan menerapkan konsep kecerdasan sosial, sistem ekonomi, dan demokrasi Pancasila dalam kehidupan profesional dan sehari-hari, serta menerapkan prinsip teknososiopreneuran dan profesionalisme dalam pengembangan dan pemecahan masalah agribisnis dan agroindustri melalui pendekatan sistem.
  • Mahasiswa menguasai konsep produksi tanaman, efisiensi, komunikasi, dan kewirausahaan untuk mengambil keputusan strategis dan operasional serta memformulasikan solusi berkelanjutan dalam bidang agribisnis.
  • Mahasiswa menguasai konsep kewirausahaan, manajemen, bisnis, dan ekonomi serta pengetahuan teknis pertanian dari hulu hingga hilir, termasuk integrasi sistem pertanian organik dan perkotaan yang ramah lingkungan, untuk menerapkan konsep bisnis pertanian secara profesional.

3. Keterampilan Umum

  • Mahasiswa mampu menerapkan kewirausahaan dan kecerdasan sosial untuk mengembangkan usaha dan profesionalitas, baik secara mandiri maupun dalam tim, serta berkontribusi pada kemajuan masyarakat dan bangsa.
  • Mahasiswa mampu meningkatkan literasi digital, mengelola sumber daya agribisnis dan agroteknologi secara berkelanjutan, serta mengembangkan usaha berbasis teknologi untuk mendukung ketahanan ekonomi nasional.

Updates

Scroll to Top