{"id":81078,"date":"2025-05-17T19:26:47","date_gmt":"2025-05-17T12:26:47","guid":{"rendered":"https:\/\/trilogi.ac.id\/stekpi\/?p=81078"},"modified":"2025-05-19T15:56:41","modified_gmt":"2025-05-19T08:56:41","slug":"universitas-trilogi-gelar-wisuda-orasi-ilmiah-diisi-menteri-ppn-kepala-bappenas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/trilogi.ac.id\/stekpi\/2025\/05\/17\/universitas-trilogi-gelar-wisuda-orasi-ilmiah-diisi-menteri-ppn-kepala-bappenas\/","title":{"rendered":"Universitas Trilogi Gelar Wisuda, Orasi Ilmiah Diisi Menteri PPN\/Kepala Bappenas"},"content":{"rendered":"<p><strong>RM.id<\/strong>\u00a0\u00a0Rakyat Merdeka &#8211;\u00a0<a href=\"https:\/\/rm.id\/tags\/75979\/universitas-trilogi\">Universitas Trilogi<\/a>\u00a0menggelar wisuda, di Atrium Kampus, Jakarta, Sabtu (17\/5\/2025). Sebanyak 557 wisudawan, dari jenjang sarjana sampai pascasarjana, dikukuhkan dalam wisuda ini.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Seremonial sakral ini disaksikan secara langsung oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)\/<a href=\"https:\/\/rm.id\/tags\/21670\/kepala-bappenas\">Kepala Bappenas<\/a>,\u00a0<a href=\"https:\/\/rm.id\/tags\/109753\/rachmat-pambudy\">Rachmat Pambudy<\/a>. Dalam wisuda ini,\u00a0<a href=\"https:\/\/rm.id\/tags\/23190\/menteri-ppn\">Menteri PPN<\/a>\u00a0memberi orasi ilmiah yang bertajuk \u2018Mewujudkan Generasi Teknososiopreneur yang Mandiri dan Unggul melalui Budaya Inovasi\u201d.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dalam pandangannya, Universitas Trilogi telah meletakkan fondasi yang kuat untuk melahirkan generasi yang tidak hanya siap berkompetisi, tetapi juga siap berbagi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cSangat bangga kepada Universitas Trilogi yang secara konsisten telah mendidik mahasiswanya tidak hanya sebatas akademik tetapi juga melakukan penguatan modal sosial dan moralnya sekaligus,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Terkait generasi teknososiopereneur yang menjadi tema wisuda, Meteri PPN menjelaskan, harus dipahami jiwa kewirausahaan adalah terkait keberanian untuk menghadapi ketidakpastian, menciptakan nilai, dan menjadi agen perubahan yang membawa manfaat.<\/p>\n<div id=\"ads_parallax_baca_1\" class=\"text-center\"><\/div>\n<p>Rektor Universitas Trilogi, Prof.\u00a0<a href=\"https:\/\/rm.id\/tags\/180602\/pramono-hari-adi\">Pramono Hari Adi<\/a>, dalam pidato sambutannya berpesan agar para wisudawan selalu kuat dalam menghadapi realitas zaman.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cJadilah lulusan yang bukan hanya hebat di kampus, namun juga kuat dalam mengadapi realitas zaman. Bukan hanya cerdas secara akademik, tapi juga menjadi manusia yang tangguh membangun prinsip moralitas,\u201d ujarnya.<\/p>\n<div class=\"google-auto-placed ap_container\">\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/div>\n<p>Guru besar bidang pemasaran ini juga menuturkan, sampai saat ini jumlah lulusan kampus yang dinakhodainya telah lebih dari 9 ribu alumni. Jumlah alumni yang banyak menjadi sebuah pencapaian, juga pengingat akan tanggung jawab insitusi pendidikan tinggi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dia menegaskan, kampus tidak boleh abai terhadap tantangan besar yang dihadapi dunia pendidikan tinggi Indonesia saat ini. Di antaranya adalah secara umum data menunjukkan bahwa gelar sarjana tidak menjamin mempermudah untuk mendapat kerja.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Hal ini terjadi karena ketimpangan antara lulusan dan kebutuhan dunia kerja selalu menjadi isu yang belum pernah tertutaskan,\u201d tambahnya.<\/p>\n<div class=\"google-auto-placed ap_container\">\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/div>\n<p>Rektor melanjutkan, sadar akan problematikan tersebut, Universitas Trilogi sejak awal pendiriannya telah memposisikan diri untuk hadir memberi dampak nyata, persis seperti gerakan #KampusBerdampak yang diinisasi Kemdiktisaintek. Bukan sekadar menghasilkan lulusan, tapi membentuk problem solver yang adaptif dan inovatif.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ketua Yasayan Pengembangan Pendidikan Indonesia Jakarta (YPPIJ), Arissetyanto Nugroho, memberikan apresiasi kepada Rektor dan jajaranya yang telah bekerja keras dan cerdas penuh idealisme untuk memajukan Universitas Trilogi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kata dia, semangat idealisme yang menyala di seluruh jajaran civitas akademika inilah yang memberikan ruh di dalam melaksanakan tugas pendidikan di lingkungan Universitas Trilogi. &#8220;Untuk itu, semangat ini perlu untuk terus dipertahankan dan ditingkatkan sehingga Universitas Trilogi akan menghasilkan lulusan yang semakin baik kualitasnya,\u201d pesannya, kepada civitas akademika Universitas Trilogi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Wisuda kampus yang merupakan pengembangan dari STEKPI ini diikuti lulusan yang tersebar dari berbagai program studi unggulan. Di antaranya Ekonomi Pembangunan, Akuntansi, Manajemen, PG-PAUD, PGSD, Ilmu dan Teknologi Pangan, Agribisnis, Agroekoteknologi, Desain Komunikasi Visual, Desain Produk, Sistem Informasi dan Teknik Informatika.<\/p>\n<div class=\"google-auto-placed ap_container\">\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div id=\"aswift_9_host\"><\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/div>\n<p>Selain dihadiri para orang tua dan keluarga wisudawan, pelaksaaan wisuda yang bersempena dengan Dies Natalis ke-12 Universitas Trilogi ini juga dihadiri Plt Kepala LLDIKTI, Utusan Khusus Presiden bidang UMKM Ekonomi Kreatif dan Digital, Direktur Utama PT Artajasa Pembayaran Elektronis, dan berbagai mitra kolaboratif lainnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>sumber: <a href=\"https:\/\/rm.id\/baca-berita\/education\/266012\/universitas-trilogi-gelar-wisuda-orasi-ilmiah-diisi-menteri-ppnkepala-bappenas\">rm.id<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>RM.id\u00a0\u00a0Rakyat Merdeka &#8211;\u00a0Universitas Trilogi\u00a0menggelar wisuda, di Atrium Kampus, Jakarta, Sabtu (17\/5\/2025). Sebanyak 557 wisudawan, dari jenjang sarjana sampai pascasarjana, dikukuhkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":81079,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-81078","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/trilogi.ac.id\/stekpi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81078","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/trilogi.ac.id\/stekpi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/trilogi.ac.id\/stekpi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/trilogi.ac.id\/stekpi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/trilogi.ac.id\/stekpi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=81078"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/trilogi.ac.id\/stekpi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81078\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":81085,"href":"https:\/\/trilogi.ac.id\/stekpi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81078\/revisions\/81085"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/trilogi.ac.id\/stekpi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/81079"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/trilogi.ac.id\/stekpi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=81078"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/trilogi.ac.id\/stekpi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=81078"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/trilogi.ac.id\/stekpi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=81078"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}