Home Berita Archives for Universitas Trilogi

Author: Universitas Trilogi

Manfaatkan Dana Rp2,9 Miliar dari Pemerintah, Inkubator Inbistro Bina 9 Bisnis Rintisan

by Universitas Trilogi Universitas Trilogi No Comments

Sejak tahun 2016 yang lalu, Universitas Trilogi telah mulai menjalankan sebuah inkubator bisnis yang bernama Inkubator Bisnis Trilogi (Inbistro). Lewat program tersebut, mereka bisa memberikan berbagai fasilitasi seperti co-working space, akses pendanaan, hingga bantuan penyempurnaan model bisnis dan pemasaran. Selain untuk mahasiswa mereka, Inbistro pun membuka program ini untuk startup potensial dari luar Universitas Trilogi.

 

Di tahun 2017 ini, Inbistro berhasil mendapatkan pendanaan sebesar Rp2,9 miliar dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia. Dana segar tersebut kemudian mereka manfaatkan untuk mendukung pertumbuhan sembilan bisnis rintisan yang tengah mereka bina.

 

“Dukungan ini adalah bukti bahwa negara hadir dalam upaya menciptakan generasi entrepreneur baru di negeri ini,” ujar Lahandi Baskoro, Direktur dari Inbistro. Lahandi sendiri merupakan dosen di Universitas Trilogi, dan sebelumnya pernah menjadi Senior Content Strategist di forum onlineKaskus.

Berikut ini adalah beberapa bisnis digital yang tengah dibina oleh Inbistro:

Xpert.id

Xpert adalah platform yang berusaha menghubungkan pemilik Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dengan para ahli yang bisa membantu pengembangan bisnis mereka. Lewat platform tersebut, kamu bisa menanyakan berbagai hal seputar bisnis yang kamu jalankan.

API Kingdom

API Kingdom adalah layanan yang bisa membantu para perusahaan yang ingin mengelola Application Programming Interface (API) secara online. Para developer pun bisa membuat API dan memonetisasi API tersebut lewat platform ini.

SaltDec M102

Bisnis ini membuat alat pengukur kualitas garam (NaCl), derajat keputihan, serta kadar air. Alat ini bisa digunakan secara portabel, serta bisa langsung mencetak hasil pengukuran yang didapat.


 

Selain para startup digital seperti di atas, Inbistro pun membina enam bisnis rintisan lain yang didominasi oleh sektor kuliner. Contohnya adalah Yourina yang mengembangkan yoghurt premium dengan probiotik, serta Pure Natural yang membuat jamu siap minum.

 

Di Indonesia sendiri telah ada beberapa universitas yang membuat inkubator untuk mendorong semangat entrepreunership para mahasiswa mereka, seperti Universitas Bina Nusantara dengan Binus Incubator dan Universitas Multimedia Nusantara dengan Skystar Ventures.

 

(Diedit oleh Septa Mellina)

Universitas Trilogi Komit Kembangkan Ekonomi Biru

by Universitas Trilogi Universitas Trilogi No Comments

Universitas Trilogi berkomitmen untuk mengembangkan program ekonomi biru (blue economy). Ekonomi biru tersebut diterjemahkan sebagai inovasi pembangunan ramah lingkungan yang berkelanjutan, guna memberikan hasil optimal dan sumber daya yang memberikan nilai tambah.

Rektor Universitas Trilogi, Aam Bastaman mengatakan bahwa gagasan ekonomi biru pada dasarnya bukan sesuatu yang baru. Pihaknya memiliki tiga pilar untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas, yakni teknopreneur, kolaborasi, dan kemandirian.

“Teknopreneur merupakan salah satu konsep dari blue economy, yang cocok untuk kita kembangkan dan jadikan icon di Trilogi,” ujar Aam, disela-sela International Conference on Blue Economy for Sustainable Develpoment, di Jakarta.

Menurutnya, gagasan ekonomi biru sangat cocok untuk dikembangkan untuk kedepannya. Dimana dengan menggunakan dan memanfaatkan sumber daya yang ada guna menghasilkan sesuatu yang lebih bermanfaat, ramah lingkungan, serta dapat menjaga keberlangsungan ekosistem.

“Dengan memanfaatkan semua yang ada, kita bisa menjadikan semua buangan (limbah) agar dapat dimanfaatkan kembali. Sehingga tidak merusak lingkungan, berkesinambungan, dan menjaga ekosistem agar tetap terjaga,” ungkapnya.

Disadari perlu adanya kolaborasi lintas sektor guna menjalankan gagasan ekonomi biru tersebut. Dengan demikian dapat memberikan nilai tambah dalam kehidupan masyarakat.

“Ini merupakan salah satu yang bisa kita jadikan dasar untuk menciptakan ekonomi tanpa merusak lingkungan. Ini yang akan kita kembangkan,” tutur Aam.

Penggagas Blue Economy, Gunter Pauli mengatakan. inti pemikiran dari gagasan tersebut adalah untuk mendorong pemanfaatan sumber daya lokal melalui beragam inovasi agar memberikan nilai tambah bagi peningkatan ekonomi, kualitas hidup, penciptaan lapangan pekerjaan, serta penghematan sumber daya .

Dukung Kesuksesan 9 Startup Rintisannya, Inbistro Selenggarakan Business Networking dan Capacity Building

by Universitas Trilogi Universitas Trilogi No Comments

Hari ini Inkubator Bisnis Trilogi (Inbistro) baru saja menyelenggarakan acara Business Networking dan Caoacity Building di hotem Swiss-Belresidences. Untuk rangkaian acaranya sendiri akan diadakan mulai dari tanggal 28 – 30 September 2017.

Sekilas, Inbistro sendiri merupakan institusi inkubator bisnis yang bernaung di bawah Universitas Trilogi, dimana universitasi ini mengusung technopreneurship sebagai salah satu pilar pendidikannya.

 

Inbistro sendiri mulai aktif membina pertumbuhan bisnis-bisnis pemula sejak 2016 yang lalu. Bentuk dukungan yang diberikan di antaranya coworking space dan fasilitas kantor, penyempurnaan produk dan model bisnis, akses pendanaan, jaringan kemitraan, aspek komersialisasi dan pemasaran, dan peningkatan skill bisnis maupun teknis.

Inbistro All

 

Dalam acara Business Networking dan Capacity Building ini, 9 startup mendapatkan coaching dari praktisi bisnis yang telah berpengalaman di bidangnya dan juga melakukan sesi presentasi di hadapan media maupun startup lainnya.

 

Inbistro mengadakan acara ini dengan tema “Keep Moving Forward” sebagai manifestasi semangat “maju terus pantang mundur” yang sudah akrab di keseharian bangsa Indonesia.

 

Lahandi Baskoro selaku Direktur Inbistro mengatakan bahwa 9 startup yang terpilih ini mendapatkan dukungan dari negara memiliki semangat juang yang berhasil menghadapi berbagai kendala yang muncul di fase awal bisnis. Untuk itu, kamu dapat melihat informasi mengenai produk yang dikembangkan oleh 9 startup rintisan Inbistro sebagai berikut ini :

 

1. Xpert.id

Produk ini merupakan platform digital penghubung antara pemiliki UKM dengan expert (ahli) di bidang tertentu. Platform ini berusaha membantu menjawab kebingunan pemilik usahan kecil mengenai pertanyaan seputar bisnisnya.

 

Xpert.id sendiri memonetasi bisnisnya melalui B2B (Business to Business) dan B2C (Business to Consumer). Untuk B2B, perusahaan ini telah bekerja sama dengan Kementerian UMKM, Posdaya-Yayasan Damandiri.

 

Sementara secara B2C, Xpert.id sudah dapat diunduh di Google Play Store untuk smartphone Android dan Apple App Store untuk iPhone secara gratis. Namun akan memonetasinya dengan interaksi antara expert (ahli) dengan pengguna per kasus.

 

Nantinya interaksi yang dihadirkan dalam aplikasi ini terdiri dari melalui telepon dan offline meeting yang nantinya akan diatur oleh Xpert.id untuk pertemuan pengguna dengan expert (ahli).

 

2. SaltDec M102

Alat pengukur kualitas garam dengan hasil seketika dan dapat dicetak dengan printer thermal. SaltDec M102 mampu mengukur kadar NaCl, derajat keputihan, dam kadar air. Produk ini didesain portabel dan menggunakan baterai dapat diisi ulang.

 

SaltDec M102 sendiri mampu bertajam selama 1 – 2 hari dengan penggunaan biasa. Sementara itu. penggunanya dapat mengecas alat pengukur kualitas garam ini selama 2-3 jam hingga daya baterai terisi penuh.

 

Matra Kreasi Mandiri selaku pembuatnya sedang mengembangkan SatDec M102 versi 2 yang lebih portabel, kecil, dan ringan yang dapat mengukur kadar NaCl dan derajat keputihan. Selain itu, alat versi 2 ini dikembangkan lagi dengan hadirnya slot microSD agar bisa diolah di laptop, komputer, maupun smartphone.

 

Calon penggunanya pun dapat menambah sedikit biaya untuk menyematkan printer thermal agar bisa mencetak data pada alat versi 2 ini. Bahkan Matra Kreasi Mandiri bercita-cita untuk mengembangkan alat yang bisa membuat garam tanpa tergantung cuaca. Selain itu, alat pembuat garam ini akan bisa menghasilkan garam dan mineral sekaligus.

 

Selain itu, Matra Kreasi Mandiri juga sedang mengembangkan aplikasi berbasis Android yang bernama LinkSalt sebagai wadah mediasi garam olahan dengan calom pembeli personal atau industri.

 

3. API Kingdom

platform digital yang membantu perusahaan untuk mengembangkan bisnisnya dengan mengelola Applicatin Programming Interface (API) produk secara online secara terpusat dan mudah, Ke depannya akan terbuka juga bagi para developer untuk memonetasi API-nya di sini.

 

4. Yourina

Yoghurt yang premium dengan probiotik. Selain memproduksi yoghurt cair aneka rasa juga melakukan inovasi berupa yoghurt serbuk probiotik dan yoghurt serbuk instan. Murni Yummy juga mengatakan bahwa yoghurt cair ini sudah terdistribusi di toko-toko maupun reseller di daerah Bogor. Untuk harga yoghurt cair siap minum dengan aneka rasa mencapai Rp 10 – 15 ribu yang dijual di reseller.

 

5. Jamu Kulo

Produk jamu pertama yang disajikan dalam bentuk ice blend dan dipadukan dengan bahan alami nikmat lainnya hingga menjadi sebuah sajian yang menyegarkan. Kini tersedia juga dalam bentuk bubuk dan sudah dijual di beberapa online marketplace. Berkat kemasannya, jamu ini dapat bertahan selama 6 bulan – 1 tahun.

 

6. Green Well

Sumur resapan yang berfungsi untuk mengurangi run off dan menabung air tanah. Prose pembuatannya lebih efisien dari cara pembuatan sumur resapan konvensional, hasil sumuernya lebih tahan lama dan harganya bersaing.

 

7. CocoVine

Pengawaet alami dari air kelapa. Produk ini diposisikan sebagai pengganti formalin yang jelas berbahaya bagi tubuh manusia. Saat ini sudah bekerja sama dengan berbagai pengelola pasar daerah dan Kementerian Pertanian.

 

8. Rule Caps

Cangkang kapsul dari bahan rumput laut. Teknologi ini adalah yang pertama di dunia dan sudah mendapatkan paten. Cangkang kapsul ini menjawab kebutuhan cangkang kapsul non-hewani dan kepastian kehalalan karena sebagian besar cangkang kapsul yang beredar sat ini berasal dari gelatin.

 

9. Pure Natural

Jamu ready to drink yang amunya dibuat tanpa bahan aditif makanan, seperti perasa, pemanis buatan, dan pewarna. Pure Natural juga menggunakan bahan alami, gula alami. Selain itu, tersedia 10 varian rasa dalam bentuk minuman ready to drink, serbuk, dan sirup.


 

Dengan hadirnya program inkubasi ini, Inkubator Bisnis Trilogi (Inbistro) berharap startup rintisannya dapat berkembang dengan baik dan mampu bersaing dengan perusahaan lainnya di Indonesia, bahkan dunia. Nantinya Inbistro akan mengadakan program inkubasi setiap tahunnya. (sumber:teknojurnal.com)

Kantongi Nilai 332, Hasil Akreditasi Universitas Trilogi Mendekati A

by Universitas Trilogi Universitas Trilogi No Comments

Prof. Haryono: Mahasiswa Harus Menjadi Kebangaan Bangsa

by Universitas Trilogi Universitas Trilogi No Comments

Mahasiswa harus menjadi kebanggaan bangsa, karena mahasiwa nantinya akan menjadi tokoh bangsa dan pemimpin bangsa masa depan.Pernyataan itu disampaikan Pembina Yayasan YPPIJ Prof Dr Haryono Suyono, dalam pengarahannya pada para mahasiswa baru Universitas Trilogi, di acara Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB), di kampus Universitas Trilogi Jakarta, Senin (4/9).

 

Dikemukakannya lebih lanjut, pada tahun pertama mahasiswa harus bersahabat dengan sahabat barunya yang berada di kiri dan kanan dirinya. Masuk tahun kedua mahasiswa harus melihat apa yang ada di sekitar kampus. Pasalnya, mahasiswa harus bersahabat dengan lingkungan.

Sementara, pada tahun ketiga, mahasiswa harus terjun ke lapangan berbaur dengan masyarakat untuk membantu memberdayakan masyarakat. Pada tahun keempat, mahasiswa harus siap memberi pemikiran kepada masyarakat luas dan membangun bangsa, serta telah siap menjadi sarjana.

 

Ilmu yang didapat dari Universitas Trilogi, kata mantan Menko Kesra dan Taskin itu, harus disumbangkan kepada masyarakat, terutama masyarakat yang tertinggal. “Agar bangsa ini siap untuk membangun,” ujarnya.

 

Untuk itu, mahasiswa adalah sahabat, penguat dan agen pembangunan yang handal dan siap untuk memberi kemakmuran dan kesejahteraan bagi bangsa dan negara. Sementara itu, Rektor Univesitas Trilogi Prof Dr Ir Asep Saefuddin MSc menyatakan rasa bangganya, bisa menerima mahasiswa baru. Para mahasiswa baru itu, berkumpul di Atrium Universitas Trilogi, bersama para guru besar dan para dosen, serta pimpinan perguruan tinggi lainnya.

 

Para dosen yang akan membimbing mahasiswa, diperkenalkan kepada seluruh mahasiswa baru. Universitas Trilogi memiliki moto Teknoprenuer, Kolaborasi dan Kemandirian.

“Kita akan bangun bangsa ini, yang memiliki keragaman, dan kita semua harus bersyukur, karena memiliki keragaman tersebut. Kita harus bekerja keras dan bekerja cerdas,” tutur dia.

Mahasiswa, lanjutnya, harus membuka pikiran dan hati, karena nantinya mahasiswa akan menjadi teknoprenuer yang handal. Dikatakannya, mahasiswa yang baru ini adalah orang-orang hebat, karena akan mengisi, untuk kemajuan bangsa dan negara di masa yang akan datang. (Sumber: Suara Karya)

Optimalisasi RTH Jakarta, Universitas Trilogi Luncurkan Program ‘Garashi’

by Universitas Trilogi Universitas Trilogi No Comments

Salah satu fasilitas umum yang disediakan oleh Pemprov DKI Jakarta adalah disediakannya Ruang Terbuka Hijau (RTH). Terlebih lagi bagi hunian vertikal atau rumah susun yang sangat banyak keberadaaannya di Ibukota negara ini. Selain berfungsi memperbaiki kualitas lingkungan, keberadaan RTH juga dimanfaatkan warga untuk ajang berkumpul atau rekreasi.

 

Namun sayangnya, fakta menunjukkan keberadaan RTH yang berada di rumah susun tersebut tidak dimanfaatkan secara optimal. Bahkan terkesan terabaikan. Terkait kondisi inilah, Universtias Trilogi meluncurkan program yang diberi nama Garashi atau Gerakan Rumah Susun Hijau. Untuk tahap awal, gerakan ini dilakukan di rumah susun Jatinegara Barat.

 

Salah satu inisiator gerakan ini, Ahmad Rifqi Fauzi menjelaskan bahwa tujuan gerakan ini adalah untuk optimalisasi RTH agar lebih maksimal dan berguna bagi masyarakat sekitar.

 

“Program ini merupakan salah satu kegiatan pengabdian kami dalam bidang lingkungan dimana warga rumah susun Jatinegara Barat sebagai salah satu mitra kami. Tujuan dari program ini adalah untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman melalui optimalisasi pemanfaatan ruang terbuka hijau serta fasilitas pendukung yang terdapat di rumah susun Jatinegara Barat,” ujar Ahmad yang merupakan Dosen Agroekoteknologi ini, dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (30/8/2017).

 

Tidak hanya disambut baik oleh penghuni rumah susun. Gerakan yang disusun bersama timnya,  yaitu Maulidian Warid ini juga mendapat  hibah kompetitif Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dari Kemenristek Dikti. “Kami berterima kasih kepada Kementerian Ristek Dikti yang telah memberikan kami kepercayaan untuk melaksanakan program Garashi ini” katanya.

 

Program ini akan terus diperkuat dengan menjalin kemitraan dengan dinas-dinas terkait serta stakeholder lain yang berkepentingan.  Salah satunya Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (DKPKP) Provinsi DKI Jakarta.

 

Kepala Bidang Pertanian DKPKP Prov. DKI Jakarta, Ir Diah Meidianti, MM menyambut baik program yang sedang Tim PKM Trilogi jalankan.

 

“Kami sangat senang Universitas Trilogi memiliki program yang dapat bersinergi dengan kami. Program ini tentunya sangat kami dukung dan kami akan siap membantu Trilogi dalam Pelaksanaan program tersebut jika dibutuhkan. Program penghijauan maupun pertanian perkotaan sejatinya sudah dan akan menjadi program pemprov di bawah kepemimpinan gubernur saat ini maupun gubernur terpilih” katanya saat  temu koordinasi dan tindak lanjut kegiatan ‘Garashi’ bersama Universitas Trilogi.

 

Setelah koordinasi dan mendapat dukungan dari Kemenristek Dikti, Pemprov, tim ini dalam waktu dekat akan segera melakukan revitalisasi green house serta peningkatan pemanfaan green house bersama dengan kelompok warga rumah susun.

 

Selanjutnya Tim akan memberikan pendampingan kepada pengelola green house supaya pemanfaatannya optimal dan memberikan manfaat baik bagi pengelola maupun warga rumah susun. Secara resminya program ini akan diluncurkan pada bulan Oktober 2017.

Daftar Sekarang

Peringati HUT RI 72, Universitas Trilogi Dorong Hapus Sistem Birokrasi Yang Menghambat Kreatifitas

by Universitas Trilogi Universitas Trilogi 1 Comment

Makna kemerdekaan bagi generasi muda, kemerdekaan berfikir, berinovasi kemerdekaan meningkatkan potensi diri untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa dan negara, hal tersebut dikatakan Rektor Universitas Trilogi Jakarta Prof.Dr. Asep Saefuddin sesaat setelah melaksanakan upacara untuk memperingati HUT RI ke 72 tahun di lapangan Universitas Trilogi, Kalibata Jakarta, (17/8).

 

“Generasi muda harus memanfaatkan momentum kemerdekaan untuk merdeka berfikir kreatif, memiliki Inovasi dan meningkatkan kompetensi supaya dapat bersaing tidak hanya dalam negeri tapi luar negeri” jelasnya.

 

Prof Asep yang juga Guru Besar Statistik, mendorong pemerintah untuk mengurangi sistem birokrasi yang menghambat kreatifitas, inovasi yang dilakukan generasi muda, demi kemajuan bangsa Indonesia.

 

Demikian juga tentang lembaga pendidikan, Prof Asep menyarankan pemerintah Jokowi dalam meningkatkan sumber daya manusia,lembaga pendidikan yang ada di pulau jawa dengan di luar pulau jawa jangan dipaksa harus memiliki standar yang sama, seperti buat paper tingkat internasional dan sebagainya, namun harusnya pendidikan di luar pulau jawa lebih mengedepankan potensi alamnya, sehingga inovasi yang di hasilkan dapat mendorong produktifitas di daerah, tegasnya.

 

Oleh sebab itu wakil Forum Rektor Indonesia berharap, pemerintah dapat menghapus birokrasi yang menghambat kreatifitas, inovasi generasi muda dalam meningkatkan potensi diri sesuai karakter masing-masing, sehingga pemerataan pendidikan akan menghasilkan manusia yang kreatif, cerdas, mandiri, memiliki karakter kuat yang berwawasan global dalam bingkai Pancasila. (Sumber: Suara Terkini) 

Seminar Internet of Thing dan Data Science

by Universitas Trilogi Universitas Trilogi No Comments

 

 

 

Workshop Mobile Dev & Augmented Reality

by Universitas Trilogi Universitas Trilogi No Comments

 

 

 

Pusat Trilogi Productivity 1

by Universitas Trilogi Universitas Trilogi No Comments

Pusat Trilogi Productivity

Pusat Pengembangan dan Pelatihan Bahasa Universitas Trilogi 1

by Universitas Trilogi Universitas Trilogi No Comments

Pusat Pengembangan dan Pelatihan Bahasa Universitas Trilogi

Pusat Studi Ekonomi Pancasila 1

by Universitas Trilogi Universitas Trilogi No Comments

Pusat Studi Ekonomi Pancasila

Open chat