Pengaruh Penggunaan Wayang Kardus Terhadap Peningkatan Kemampuan Berbicara Anak Usia 5-6 Tahun

Namira Namira, Firdaus Zar’in, Yuniarti Yuniarti

Abstract


Penelitian ini betujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan wayang kardus terhadap peningkatan kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun di TK Idhata Pontianak Selatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini adalah 8 anak kelas B. Instrumen penelitian berupa pedoman observasi dan pedoman tes kemampuan berbicara berdasarkan indikator perkembangan anak. Hasil pre-test menunjukan bahwa sebagian besar anak masih berada pada kategori kemampuan sedang. Setelah diberikan perlakuan menggunakan media wayang kardus, hasil posttest menunjukan peningkatan kemampuan berbicara yang signifikan dengan rata-rata nilai meningkat dari 4,8 menjadi 9,6. Hasil uji t dan analisis regresi linier sederhana menunjukan adanya pengaruh positif dan signifikan dari penggunaan wayang kardus terhadap kemampuan berbicara anak. Dengan demikian, media wayang kardus terbukti efektif sebagai alat bantu  pembelajaran yang menyenangkan dan mampu meningkatkan kemampuan berbicara anak usia dini

Keywords


Anak Usia Dini; Kemampuan Berbicara; Wayang Kardus

Full Text:

PDF Turnitin

References


Berk, LE (2020). Perkembangan Sepanjang Rentang Hidup (edisi ke-7). Pearson.

Fadilah, A. (2023). Pengertian Media, Tujuan, Fungsi, Manfaat dan Urgensi Media Pembelajaran Sulis Putri Hidayat STAI DR. KHEZ Muttaqien Purwakarta. Journal of Student Research (JSR), 1(2).

Fithri, R. (2014). Psikologi belajar. UIN Sunan Ampel Surabaya.

Islahatul. (2021). Pengaruh Penggunaan Media Wayang Kardus terhadap Kemampuan Bercerita Peserta Didik di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(5), 3196–3202. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1267

Izzati, L. (2020). Halaman 472-481 Volume 4 Nomor 1 Tahun 2020 Pengaruh Metode Bercerita Dengan Boneka Tangan Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini

James, B. W. W., (2013). Diagnostic and statistical manual of mental disorders. Encyclopedia of Social Work. https://doi.org/10.1093/acrefore/9780199975839.013.104

Khairi, H. (2020). Upaya guru dalam meningkatkan perkembangan sosial emosional anak attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) di PAUD inklusi Yogyakarta. Jurnal Kajian Anak (J-SANAK), 1(2), 1–12. https://doi.org/10.24127/j-sanak.v1i02.233

McDougal, E., Tai, C., Stewart, T. M., Booth, J. N., & Rhodes, S. M. (2023). Understanding and supporting attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) in the primary school classroom: Perspectives of children with ADHD and their teachers. Journal of Autism and Developmental Disorders, 53, 1–15. https://doi.org/10.1007/s10803-022-05639-3

Papalia, DE, Olds, SW, & Feldman, RD (2020). Pengembangan Manusia (edisi ke-13). McGraw-Hill.

Rahayu, W. (2023). Pengaruh Penggunaan Wayang Kardus Terhadap 5-6 Tahun melalui Media Wayang di RA Attaqwa 36 Daruttaqwa Bekasi.

Santrock. (2021). Anak-anak (edisi ke-14). McGraw-Hill.

Woolfolk, A. (2019). Psicología educativa (11th ed.). Pearson Educación.




DOI: https://doi.org/10.31326/jcpaud.v8i2.2495

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Editorial Address

Universitas Trilogi jakarta

Jalan TMP Kalibata No.1, RT.4/RW.4, Duren Tiga, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12760