Meningkatkan kemampuan Berbahasa Anak 4-5 Tahun melalui Permaianan Kata Berbisik di TK Muslimat NU 21 Pakis
Abstract
Kemampuan berbahasa anak usia dini merupakan dasar penting bagi perkembangan komunikasi dan berpikir anak, meliputi kemampuan mendengarkan, memahami, dan mengungkapkan pikiran serta perasaan melalui bahasa lisan atau isyarat. Anak usia 4–5 tahun mulai mengenali kosa kata sederhana, menyusun kalimat bermakna, dan merespons instruksi. Lingkungan belajar yang kaya bahasa seperti melalui cerita, lagu, percakapan, dan permainan edukatif sangat membantu menstimulasi kemampuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbahasa anak melalui permainan kata berbisik pada kelompok A di TK Muslimat NU 21 Pakis. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Analisis data dilakukan secara deskriptif komparatif dengan membandingkan hasil setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan berbahasa anak dari pra-siklus hingga siklus II. Pada pra-siklus, kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) sebesar 15% dan Berkembang Sangat Baik (BSB) 5%. Pada siklus I meningkat menjadi 30% (BSH) dan 15% (BSB), sedangkan pada siklus II mencapai 70% (BSH) dan 20% (BSB). Anak menjadi lebih aktif, antusias, dan terlibat dalam pembelajaran. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan metode pembelajaran yang menyenangkan dan sesuai tahap perkembangan anak
Keywords
Anak usia dini; permaian kata berbisik; perkembangan bahasa
DOI: https://doi.org/10.31326/jcpaud.v8i2.2563
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Editorial Address
Universitas Trilogi jakarta
Jalan TMP Kalibata No.1, RT.4/RW.4, Duren Tiga, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12760



.png)



