Implementasi Metode Demonstrasi untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun

Nurul Magfuroh, Fitri Ayu Fatmawti, Ayunda Sayyidatul Ifadah

Abstract


Anak usia dini adalah anak yang sedang berada pada masa pertumbuhan dan perkembangan yang sangat penting, di usia ini anak mulai mengenal  dunia sekitarnya melalui bermain, bertanya, dan meniru apa yang dilihat. Anak usia dini juga masih sangat membutuhkan perhatian, kasih sayang, serta bimbingan dari orang tua dan guru agar tumbuh menjadi pribadi yang baik. Masa ini disebut masa emas ( golden age ) karna segala hal yang di ajarkan dan di contohkan akan mudah diingat dan membentuk karakter anak masa depan. Anak usia dini merupakan sosok individu pada batasan usia tertentu yang memiliki karakteristik kepribadian yang khas dan berbeda dengan anak usia lainnya (Amini,2016). Pada masa ini, anak berada pada fase yang sangat penting dalam kehidupan, karna seluruh aspek perkembangannya mengalami kemajuan yang sangat pesat (Mansur, 2018). Adapun tahapan perkembangan anak secara umum, diklasifikal menjadi tiga kelompok usia yaitu 0-3 tahun, 3-5 tahun, dan 6-8 tahun

Keywords


Anak Usia Dini; Meronce Geometri; Metode Demonstrasi; Motorik Halus.

Full Text:

PDF Turnitin

References


Amini, M. (2016). Hakikat anak usia dini: Modul perkembangan dan konsep dasar perkembangan anak usia dini (Modul PAUD4306/Modul 1). Universitas Terbuka.

Dewi, N. K. (2018). Stimulus kemampuan motorik halus anak usia 4–5 tahun [Artikel jurnal]. Universitas Negeri Yogyakarta.

Fitriah, D., & Sulastri, N. (2020). The influence of manipulatives in early childhood learn-ing: A study on motor development. Obsession: Journal of Early Childhood Educa-tion, 6(5), 27945. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.27945

Hurlock, E. B. (2011). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang ke-hidupan. Erlangga.

Jurniati, R. (2023). Pengembangan kegiatan meronce dengan manik-manik [Artikel jurnal]. Universitas Mataram.

Kurniati, D., Santoso, A., & Putra, F. (2022). Motor skill development in preschoolers: A cohort study. Journal of Early Childhood Development, 13(3), 44945. https://doi.org/10.17509/jr.v13i3.44945

Mansur. (2018). Pendidikan anak usia dini dalam kajian teori. Kencana Prenada Media Group.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Analisis data kualitatif: Buku sumber tentang metode-metode baru (T. R. Rohidi, Penerj.). UI Press.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.

Muhadjir, N. (2000). Metodologi penelitian kualitatif (Ed. ke-4). Rake Sarasin.

Nasution, S. (2012). Metode research (penelitian ilmiah). Bumi Aksara.

Nurhayati, R., & Akbar, M. (2025). Enhancing fine motor skills through geometry stringing activity. Journal of Preschool and Primary Education, 11(2), 88765. https://doi.org/10.23887/jpai.v11i2.88765

Prasetya, B., & Anggraini, E. (2024). Early childhood construction play and motor out-comes. Obsession: Journal of Early Childhood Education, 8(4), 59877. https://doi.org/10.31004/obsesi.v8i4.59877

Putri, M., & Nurhayati, S. (2023). Demonstration and modeling in early childhood motor learning. Journal of Early Childhood Education and Development, 1(1), 13456. https://doi.org/10.24042/jppi.v1i1.13456

Rahmawati, I., Putra, S., & Lestari, D. (2022). Manipulatives in preschool cognitive devel-opment. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(3), 40321. https://doi.org/10.23887/jpaud.v10i3.40321

Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik In-donesia Nomor 137 Tahun 2014 tentang standar nasional pendidikan anak usia dini. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Santrock, J. W. (2011). Perkembangan masa hidup (Edisi ke-13). Erlangga.

Sari, M. Z., Supriatna, N., Gunawan, A., & Handayani, S. (2021). Creative imagination in child thinking skill development. Jurnal PAUD Indonesia, 9(2), 35012. https://doi.org/10.23887/paud.v9i2.35012

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

Utami, R., & Sartika, N. (2022). Geometric understanding through tactile learning in pre-school. Journal of Preschool Education, 7(1), 11123. https://doi.org/10.23917/jped.v7i1.11123

Wahyuddin, & Agustin, N. (2011). Perkembangan anak usia dini. Kencana.

Wijaya, A., & Rifamentia, N. (2025). Cultivating fine motor skills through guided activities in preschool. Murhum: Journal of Early Childhood Education, 6(2), 1489. https://doi.org/10.37985/murhum.v6i2.1489

Wulandari, Y., Rahim, H., & Lestari, M. (2023). Sensory play and concentration in early years. Universal Journal of Early Childhood Studies, 11(3), 123–134. https://doi.org/10.17977/um078v11i32023p123-134




DOI: https://doi.org/10.31326/jcpaud.v8i2.2583

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Editorial Address

Universitas Trilogi jakarta

Jalan TMP Kalibata No.1, RT.4/RW.4, Duren Tiga, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12760