Strategi Guru untuk Meningkatkan Motorik Halus dan Sosial Emosional Melalui Kegiatan Meronce Anak 4-5 Tahun

Atik Sepnikasari, Moch. Ramli Akbar, Sarah Emmanuel H

Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan motorik halus dan sosial emosional anak pada anak usia 4-5 tahun di TK Dharma Wanita Pucangsongo. Tujuan utama penelitian ini untuk mendiskripsikan strategi guru guna meningkatkan kedua aspek tersebut melalui aktivitas meronce. Metode digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan model Kemmis dan Mc Tanggart (2014) yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 20 anak usia 4-5 tahun yang terlibat dalam kegiatan meronce. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan penilaian unjuk kerja berdasarkan indikator perkembangan anak usia dini sesuai Permendikbud No. 137 Tahun 2014. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik halus dan sosial emosional anak pada setiap silkus. Strategi guru melalui kegiatan meronce terbukti efektif dalam mengoptimalkan perkembangan anak motorik halus dan sosial emosional anak usia dini.

Keywords


Anak Usia Dini; Kegiatan Meronce; Motorik Halus; Sosial Emosional; Strategi Guru.

Full Text:

PDF Turnitin

References


Ainin Ditya, N., Pratama, R., & Sulastri, D. (2024). Peran kegiatan meronce dalam menumbuhkan karakter anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(4), 2751–2762. https://doi.org/10.31004/obsesi.v8i4.5694

Asrori, M., & Rusman. (2020). Penelitian tindakan kelas: Konsep dan penerapan dalam pembelajaran. Rajawali Pers.

Fitriani, E., Dwijayanti, S., & Rahma, N. (2022). Pembelajaran kolaboratif dalam meningkatkan kemampuan sosial anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 2821–2832. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.2473

Hanifunni’am, L., Lestari, E., & Fauziah, R. (2023). Aktivitas meronce sebagai upaya meningkatkan sosial emosional anak usia dini. Jurnal Golden Age, 7(2), 140–150. https://doi.org/10.14421/jga.2023.72-11

Hurlock, E. B. (2002). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan (5th ed.). Erlangga.

Juniarti, D. (2022). Pengaruh kegiatan meronce terhadap koordinasi tangan dan jari anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2), 75–82. https://doi.org/10.31004/paud.v8i2.3662

Karyadi, D., Widosetyo, H., & Widiastuti, S. (2024). Implementasi kegiatan meronce dalam meningkatkan sosial-emosional anak TK. Jurnal Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 8(1), 23–31. https://doi.org/10.14421/jga.2024.81-03

Khadijah, & Hidayati, R. (2022). Peran aktivitas manipulatif terhadap perkembangan motorik halus anak usia dini. Jurnal Citra Pendidikan Anak, 5(1), 55–63. https://doi.org/10.31004/jcpa.v5i1.1123

Linda, R., & Mayar, F. (2022). Peran kegiatan kelompok dalam mengembangkan empati anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 1041–1050. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i2.1283

Mustiani, H., & Hayat, A. (2023). Kegiatan kreatif sebagai media pengembangan motorik halus anak TK. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 98–108. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.4263

Nugrahani, F. (2014). Metode penelitian kualitatif dalam pendidikan bahasa. UNS Press.

Oktaviani, R., & Rahmatwati, D. (2023). Hubungan kegiatan meronce dengan keterampilan motorik halus anak usia dini. Jurnal PAUD Horizon, 7(1), 33–40. https://doi.org/10.31004/horizonpaud.v7il.4652

Pratiwi, S. (2021). Pemilihan media pembelajaran sesuai tahap perkembangan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 102–110. https://doi.org/10.31004/jpaud.v6i2.1834

Purnawati, E. (2014). Kegiatan seni rupa untuk mengembangkan keterampilan motorik halus anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 3(1), 44–52. https://journal.uny.ac.id/index.php/jpa/article/view/2731

Santrock, J. W. (2018). Life-span development (17 (ed.)). McGraw-Hill Education.

Setyaningrum, A., & Rahayu, D. (2021). Penggunaan media manipulatif dalam meningkatkan koordinasi mata-tangan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 55–62. https://doi.org/10.31004/paud.v7i2.2115

Ummah, A., Usriyah, S., & Mu’alimin, R. (2024). Peran guru dalam penguatan sosial emosional anak usia dini. Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 70–78. https://doi.org/10.31326/jcpaud.v8i1.2148

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.




DOI: https://doi.org/10.31326/jcpaud.v8i2.2589

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Editorial Address

Universitas Trilogi jakarta

Jalan TMP Kalibata No.1, RT.4/RW.4, Duren Tiga, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12760