Jakarta, 20 Agustus 2026 — Universitas Trilogi sukses menyelenggarakan The 3rd International & 6th National Conference on Accounting and Fraud Auditing (INCAFA) pada 19–20 Agustus 2026. Mengangkat tema “Sustainable Development, Business, and Education Transformation in the Global Digital Era”, konferensi ini menjadi ruang akademik dan profesional untuk memperkuat kolaborasi serta pertukaran gagasan di bidang akuntansi, audit, bisnis, pendidikan, dan transformasi digital.
Kegiatan yang berlangsung di Universitas Trilogi, Jakarta tersebut diselenggarakan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dari kalangan akademisi, praktisi, regulator, dan profesional. INCAFA tahun ini juga dilaksanakan in collaboration with International Seminar Business, Economics, Humanities (ISBEH), sehingga memperluas cakupan diskusi dan jejaring kolaborasi lintas bidang maupun lintas negara.
Konferensi diawali dengan sesi Opening Speech yang menghadirkan sejumlah tokoh dari sektor regulator, akademisi, dan profesional. Salah satunya adalah Ahmad Ridha Sabana, S.E., M.Sc., MBA., Ph.D., Utusan Khusus Presiden Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif dan Digital. Sesi pembukaan juga menghadirkan Prof. Dr. Wiwi Idawati, S.E., M.Si.Ak., CA., ACPA, Coordinator of IAI KAPD FDAPT DKI Jakarta, serta Dr. Friderica Widyasari Dewi, S.E., M.B.A., Chairperson of the Board of Commissioners, Financial Services Authority (OJK).
Rektor Universitas Trilogi Prof. Dr. Pramono Hari Adi, MS., turut menjadi salah satu keynote speaker dalam konferensi tersebut. Selain itu, sesi keynote juga menghadirkan Prof. Ir. Roy H.M. Sembel, MBA, Ph.D., CSA, CB, CII, Professor Distinguished Chair for Finance & Investment, serta Stevanus Alexander Sianturi, CFE, President ACFE Indonesia Chapter.
Pembahasan dalam konferensi diarahkan pada berbagai isu strategis yang berkaitan dengan pembangunan berkelanjutan, perkembangan bisnis, transformasi pendidikan, serta tantangan akuntansi dan fraud auditing di tengah percepatan era digital. Perubahan teknologi yang semakin pesat menuntut dunia pendidikan, dunia usaha, dan profesi untuk terus beradaptasi sekaligus memperkuat tata kelola, integritas, dan kompetensi sumber daya manusia.
Selain menghadirkan pembicara utama, INCAFA juga melibatkan sejumlah reviewer dan discussant internasional dari berbagai negara, di antaranya Nigeria, Malaysia, Filipina, Selandia Baru, Singapura, dan Vietnam. Kehadiran para akademisi dan profesional internasional tersebut memperkuat perspektif global dalam diskusi serta membuka peluang pengembangan jejaring akademik dan profesional yang lebih luas.
Rangkaian kegiatan konferensi mencakup parallel session dan conference and parallel session yang memberikan kesempatan kepada para peserta untuk mempresentasikan hasil kajian, penelitian, maupun gagasan terkait tema konferensi. Forum tersebut sekaligus menjadi wadah untuk bertukar pengetahuan dan membangun kolaborasi di antara peserta dari berbagai latar belakang.
Melalui penyelenggaraan INCAFA, Universitas Trilogi terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pengembangan pengetahuan dan profesionalisme di bidang akuntansi, audit, bisnis, serta pendidikan. Konferensi ini juga sejalan dengan semangat Universitas Trilogi dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan global.
Dengan mengusung semangat sustainable development, business, and education transformation, INCAFA diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan keilmuan dan praktik profesional, sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, regulator, dunia usaha, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan era digital.
